Bagaimana cara Anda menikmati liburan musim dingin? Bermain ski
atau membuat boneka salju sudah biasa. Di Korea Selatan, para
penduduknya menghabiskan musim dingin dengan memancing di atas es.
Festival
tahunan yang bernama Hwacheon Mountain Trout Festival itu memang selalu
digelar pada bulan Januari, ketika sungai Hwacheon di wilayah Provinsi
Gangwon sepenuhnya membeku. Apa yang membuat festival tahunan itu begitu
populer? Tentu saja kompetisi memancing gaya bebas yang menjadi acara
utama festival.
Jutaan pengunjung memenuhi sungai Hwacheon yang
membeku, melubangi lapisan es setebal 40 cm, lalu memancing ikan dengan
beragam gaya. Ada yang
menggunakan alat pancing tradisional, dengan kait dan benang, ada yang
menggunakan alat pancing modern lengkap dengan rotor pemutar otomatis,
ada juga yang memancing dengan tangan kosong. Pesertanya pun tidak
dibatasi usia, semua boleh ikut, mulai anak-anak hingga dewasa.
Tahun ini, dilansir Daily Mail, penyelenggara Hwacheon Mountain Trout Festival berharap partisipan yang ikut berjumlah lebih dari satu juta
orang. Adapun guna memastikan setiap orang sukses memancing banyak
ikan, penyelenggara menambah 32 ton ikan hidup ke sungai setiap harinya.
Pemenang
festival tentu saja ditentukan lewat jumlah ikan yang berhasil
ditangkap. Yang terbanyak, membawa pulang piala kehormatan. Selain
memancing, para partisipan juga bisa sekaligus berwisata bersama
keluarga, karena penyelenggara menyediakan banyak stand untuk memasak
ikan hasil tangkapan.
Festival yang setiap tahunnya ditutup pada
26 Januari tersebut juga menyelenggarakan kegiatan olahraga musim
dingin lainnya seperti lomba seluncur es, kompetisi membuat boneka dan
patung salju, serta sepakbola es. Keunikan lainnya, lokasi Hwacheon
Mountain Trout Festival hanya berjarak 12 mil dari zona bebas militer yang memisahkan Korea Selatan dan Korea Utara.
Berikut beberapa foto Hwacheon Mountain Trout Festival yang diabadikan Reuters:
Jutaan partisipan mengikuti Hwacheon Mountain Trout Festival setiap tahunnya. Festival ini tidak hanya diikuti partisipan lokal melainkan juga jadi destinasi turis mancanegara.
Memancing dilakukan dengan gaya bebas, baik menggunakan tangan kosong, alat pancing tradisional maupun modern. Dalam gambar, terlihat seorang pemancing memperhatikan ikan dalam lubang yang akan dia tangkap dengan tangan kosong.
Pemenang festival memancing ini ditentukan dari jumlah ikan tangkapan terbanyak. Peserta festival juga bisa memasak ikan di stand-stand yang sudah disediakan penyelenggara di sekitar area festival.






Post a Comment